Tampilkan postingan dengan label Khasiat Bermanfaat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Khasiat Bermanfaat. Tampilkan semua postingan

Selasa, 15 Maret 2016

Obat 1 Dolar AS Ini Sembuhkan Kanker di Seluruh Dunia


Kanker adalah penyakit mematikan yang belum ditemui obat patennya. Seorang penderita kanker tentunya akan menjalani beberapa tes kemoteraphy yang berguna membunuh sel-sel kanker terkait. Salah satu kanker yang sulit diatasi yaitu kanker paru-paru.

Namun kabar gembira datang dari Kuba, negara kepulauan yang terletak di wilayah Karibia ini berhasil menciptakan vaksin kanker paru-paru pertama di dunia yakni, Cimavax. Penemuan besar ini diperuntukan dapat menyelamatkan jutaan nyawa penderita kanker paru-paru di seluruh dunia.

Penemuan obat Cimavax ini merupakan kerja sama antara Kuba dengan Amerika Serikat. Diduga, Cimavax diciptakan guna mencairkan hubungan antara AS dengan Kuba yang merupakan rival ketika era perang dingin.

Vaksin Cimavax ini dapat membantu pasien kanker paru-paru dengan cara mendorong sisstem kekebalan tubuh agar mampu menyerang pertumbuhan tumor di paru-paru.

“Idenya adalah vaksin Cimavax menginduksi respon imun (untuk menghentikan produksi hormon), dan menyerang pertumbuhan tumor,” kata Dr Kelvin Lee.

Foto Kanker 3Cimavax dihargai relatif murah, yaitu hanya 1 dolar AS (atau sekitar Rp13 ribu, red) per sekali suntikan. Ini bukan obat ajaib, tetapi secara signifikan dapat membantu memperpanjang hidup pasien. Namun, menurut beberapa laporan, vaksin ini dibagikan secara gratis kepada pasien kanker paru-paru di Kuba.

Sebelumnya, menurut Gisela Gonzalez kepala peneliti tersebut, dirinya telah melakukan uji coba kepada 1000 pasien di tahun 2011 lalu dan ia sangat optimis tentang hasilnya.

“Obat ini bisa mengubah kanker sehingga lebih dapat dikendalikan dengan menghasilkan antibodi terhadap protein yang memicu proliferasi sel yang tidak terkendali,” ucap Gozales seperti dilansir laman HuffingtonPost.

“Tidak mungkin memang untuk mencegah munculnya penyakit, namun vaksin ini secara signifikan meningkatkan kesehatan pasien yang sakit kritis,”

Di samping itu, Badan Pengawasan Makanan dan Obat Amerika Serikat (FDA) berencana akan menguji klinis vaksin Cimavax dalam waktu dekat, sebagai bagian dari perjanjian antara Cuba’s Centro de Inmunologia Molecular dan Institut Roswell Park Cancer, di Buffalo, New York, Amerika Serikat.

“Kesempatan untuk mengevaluasi vaksin ini adalah prospek yang sangat menarik,”

Sabtu, 12 Maret 2016

Makanan dari Gandum ‘Kalahkan’ Obesitas Hingga Diabetes


Makanan yang sehat tentunya yang kaya akan serat dan mampu meningkatkan metabolisme dalam tubuh manusia. Tak hanya itu saja, makanan ini juga berfungsi menekan tingginya gula darah dan meningkatkan insulin.

Makanan sehat salah satu contohnya adalah gandum. Gandum biasa kita temukan dalam campuran roti, sereal, puding, bubur, dan juga sup. Namun diyakini sereal merupakan hasil budidaya gandum yang tertua.

Tepung terigu dihasilkan dari proses penggilingan biji gandum bagian paling dalam sedangkan tepung gandum utuh dibuat dari proses penggilingan biji gandum utuh yang hanya dibuang kulit luarnya saja. Perbedaan ini menyebabkan kandungan lemak dan serat tepung gandum lebih tinggi ketimbang tepung terigu.

Seperti dituliskan pada laman Mirror.co,uk, jenis makanan seperti roti atau makanan lain yang terbuat dari gandum, berdasarkan penelitian terbaru, dapat mengalahkan obesitas, penyakit jantung dan diabetes. Hal tersebut diungkapkan oleh Professor Anne Nilsson dari Lund University, di Swedia.

“Ini adalah hal yang menakjubkan, memang masih belum menjanjikan, tetapi memilih makanan dengan campuran serat seperti gandum dalam waktu yang cukup singkat dapat menghasilkan kesehatan yang luar biasa,” urai Anne memaparkan.

Dalam sebuah studi kesehatan di mana peserta berusia paruh baya, diminta untuk mengonsumsi roti yang sebagian besar terbuat dari biji gandum. Mereka diminta mengonsumsi makanan tersebut selama tiga hari pada saat sarapan, makan siang dan makan malam.

Hasilnya, sekitar 11 sampai 14 jam setelah makan makanan terakhir, mereka melakukan tes diabetes dan penyakit jantung, dan menunjukan metabolisme mereka meningkat sampai 14 jam. Selain itu, juga mereka merasakan manfaat lainnya seperti penurunan kadar gula, peningkatan sensitivitas insulin dan pengendalian nafsu makan.

Penelitian tersebut diungkapkan oleh Prof.Nilsson, “Setelah makan roti yang terbuat dari campuran gandum, kami melihat adanya peningkatan hormon usus yang mengatur metabolisme dan nafsu makan, Selain itu adanya peningkatan hormon yang membantu mengurangi peradangan tingkat rendah kronis di antara para peserta.”

Peneliti berharap, lebih banyak pengetahuan tentang dampak dari serat makanan tertentu pada kesehatan masyarakat akan pentingnya mengonsumsi gandum

Nelsson juga menyarankan bagaimana mempertahankan gula darah yang sehat dari mengonsumsi makanan seperti kacang-kacangan, buncis, karena mereka juga memiliki campuran yang baik dalam serat makanan.

Jahe ‘Superfood’ Atasi Kanker dan Masalah Kesehatan


Jahe merupakan salah satu ‘superfood’ yang telah hadir dalam kehidupan manusia selama ribuan tahun dengan manfaat kesehatan yang sangat mengagumkan. Manfaat itu kini terbukti secara ilmiah, bahwa jahe, memiliki sifat bermanfaat yang lebih dari yang kita bayangkan sebelumnya.

Dituliskan dalam laman NaturalNews, dalam penelitian terbaru menunjukan, di antara banyak kualitas yang menampilkan kesehatan manusia, jahe mungkin 10 ribu kali lebih efektif dalam melawan kanker dibandingkan “kemoterapi”.

Revolusi makanan mencatat, bahwa berdasarkan penelitian terbaru dengan judul ‘6-Shogaol Inhibits Breast Cancer Cells and Stem Cell-Like Spheroids by Modulation of Notch Signaling Pathway and Induction of Autophagic Cell Death’, yang mana penelitian itu menjelaskan bahwa komponen dalam jahe, antara lain ‘6-gingerol’, ‘8-gingerol’, dan ‘6-shogaol’.

Namun dengan ‘6-shogaol’ saja, bisa menghambat pertumbuhan sel kanker payudara dan sel induk seperti spheroids dengan induksi autophagic atas kematian sel.

Jahe yang dihasilkan ketika akarnya dalam keadaan kering. Studi ini menemukan, dalam menghancurkan efek sel kanker, yang terkonsentrasi non-toksik pada sel-sel non-kanker. Perbedaan penting dari pengobatan kanker konvensional yang tidak menunjukkan semacam ini, sitotoksisitas secara selektif dan karena itu dapat menimbulkan kerusakan besar terhadap pasien.

Sel-sel induk kanker yang disebut “sel ibu”, karena mereka merupakan prekursor terhadap “sel anak” yang berkembang biak dalam membuat tumor. Sebagaian peneliti mencatat, kemoterapi tidak efektif dalam membunuh ‘sel-sel ibu’ ini. Dan, oleh karena itu dalam banyak kasus, sel kanker akan timbul kembali.

Dari hasil penelitian yang ditemukan, bahwa sel induk kanker menimbulkan hambatan serius untuk terapi kanker. Karena sel ini bertanggung jawab untuk prognosis negatif dan timbulnya tumor. Dalam hal ini, kemoterapi berkhasiat akan membunuh sel-sel tersebut. Dan, membuat kondisi pasien ‘jatuh’ dalam kesengsaraan.

Namun, beberapa peneliti menyatakan, bahwa sel-sel induk kanker yang resisten terhadap paclitaxel, doxorubicin, 5-fluorouracil, dan platinum obat (8, 16). CSC tidak terjangkau terhadap tumor untuk kemoterapi oleh sebagian penderita.

Oleh karena itu setiap senyawa, yang menunjukkan sel-sel induk kanker, menjadi langkah yang dibutuhkan terhadap pengobatan kanker dan harus ditindaklanjuti untuk pengembangan lebih lanjut.

Jahe telah terbukti efektif dalam membunuh ovarium dan sel kanker prostat- di mana penelitian lebih lanjut bisa mengarah pada pengobatan yang lebih efektif yang tidak membahayakan sel-sel sehat dalam tubuh manusia. Tidak seperti kemoterapi dan perawatan radiasi.

Sifat jahe yang kuat terhadap anti-inflamasinya, anti-parasit, anti-virus dan anti-bakteri. Jahe dianggap salah satu makanan yang paling kuat manfaatnya di abad ke-21.

Jahe juga kaya akan vitamin C, magnesium dan mineral lain yang membuatnya sangat bermanfaat untuk kesehatan manusia secara keseluruhan. Hal ini juga diketahui dalam sejarah panjang penggunaan jahe untuk meningkatkan pencernaan dan kekebalan tubuh.

Di samping itu juga mengurangi rasa sakit serta ‘memerangi’ penyakit kardiovaskular, asma dan banyak masalah kesehatan lainnya.

Android Portal Indonesia